bela negara
Cinta Rupiah – Akhir-akhir ini santer digaung-gaungkan Gerakan Cinta Rupiah oleh Bank Indonesia. Kalau dahulu rakyat Indonesia selalu diracuni oleh Gerakan Bela Negara, sekarang berganti dengan Gerakan Bela Rupiah, tetapi sebenarnya kedua-duanya sama-sama penting dan berguna untuk menjaga stabilitas negara.
Zaman dahulu para pemuda dididik dengan berbagai upaya dalam rangka menanamkan rasa nasionalisme, caranya dengan melakukan penataran P4 dan latihan baris-berbaris. Namun sekarang semua upaya itu terasa aneh dan sudah tidak cocok lagi diterapkan karena kini adalah era globalisasi dan komputerisasi.
Padahal kalau tidak waspada, berbagai ancaman yang tidak terduga bisa mengancam kedaulatan NKRI tanpa kita sadari. Misalnya pertarungan memperebutkan perbatasan, persaingan perdagangan, bahkan sampai pada pertarungan budaya. Hal itu tentu membutuhkan kesadaran segenap warga untuk membela negara.
Sedangkan pada rupiah, ancaman terhadap stabilitas negara bukan pada pertempuran fisik yang membutuhkan pasukan perang, tetapi lepasnya beberapa pulau di Indonesia ke tangan negara tetangga. Mengapa bisa begitu? Tidak lain karena mata uang rupiah yang tidak diakui di wilayah tersebut.
Hilangnya rasa cinta kepada rupiah bisa berdampak sangat besar, yaitu lepasnya pulau-pulau indah yang dahulu milik bangsa Indonesia. Sungguh sangat menyedihkan bukan? Itulah makanya Bank Indonesia kemudian mengeluarkan undang-undang tentang penggunaan mata uang rupiah dalam setiap transaksi di dalam wilayah Indonesia, semata agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Untuk membela negara bisa juga dilakukan dengan membela rupiah, dengan cara menegakkan rupiah di seluruh wilayah NKRI. Lalu apa saja persamaan antara bela negara dengan bela rupiah? Mari kita simak …
Persamaan Bela Negara Dengan Bela Rupiah, yaitu :
1.Bertransaksi menggunakan mata uang rupiah dalam wilayah NKRI
Hal ini selain merupakan wujud dari bela negara, juga merupakan wujud bela rupiah. Dengan menegakkan mata uang di atas wilayah Indonesia membuat kedaulatan negara tetap terjaga.
2.Memperkenalkan kebudayaan Indonesia, flora-fauna, adat, seni, dan para pahlawan bangsa
Pada setiap acara kenegaraan di kantor-kantor Dubes luar negeri, biasanya banyak diadakan berbagai sajian kesenian seperti menari tarian tradisional dengan memakai pakaian adat, alat-alat musik tradisional, dan berbagai sajian khas nusantara. Sedangkan di setiap lembar uang kertas rupiah kita juga menampilkan hal-hal tersebut.
3.Jalan-jalan di dalam negeri
Di dalam lembaran uang rupiah, banyak terdapat tempat-tempat wisata yang menakjubkan. Tidak perlu membelanjakan rupiah kita ke luar negeri. Toh, tempat-tempat wisata di Indonesia tidak kalah indah dengan luar negeri.
Sederhana dan mudah sekali bukan, cara membela negara dengan cinta rupiah? Tunggu apa lagi, ayo terapkan sekarang juga!
foto lintasjari